Saturday, May 31, 2014

Dear England and @MisterPotato_ID



“Kamu gak mau ikutan ke Inggris gratis? Tuh yang ngadain @MisterPotato_ID”


Itu yang dibilang sama seorang teman 10 hari yan lalu pas kita lagi meet up.


“Ntaran aja deh”


Itu yang saya bilang ke seorang temen. Mikirnya sih susah kali ya bersaing dengan beratus-ratus orang yang ngepost blog buat ngikutin #InggrisGratis si @MisterPotato_ID ini. Harus dibarengin dengan doa dan ke-hoki-an yang luaaaaaar biasa pastinya untuk menggapainya. Tapi semua tidak ada yang tidak mungkin jika Tuhan berkehendak! *pasang muka serius dan ngepel tangan* 


Kemarin sore hari disaat lagi leha-leha santai, tiduran di kasur sambil liat twitter, eh kebaca lagi #InggrisGratis si @MisterPotato_ID. Eh gimana kalo kirim aja, ini masi ada 1 hari sisa batas waktu nih. Rejeki gak ada yang tau men. Sekali lagi, kalau Tuhan sudah berkehendak saya mencicipi dataran Inggris maka terjadilah! Buuuussss *hembusan angin*. Langsung meluncur beli snack di Indomar*et depan rumah buat syarat #InggrisGratis dan teman nge-blog. 


FYI, Mister Potato adalam keripik kentang premium udah lama saya kenal di dunia per-snack-an. Kenapa saya sebut premium? Karena harganya gak bisa dibilang murah untuk snack jaman saya SD. Tapi rasanya enak dan gurihnya gak begitu menyengat, perasaan saya MSG nya gak begitu terasa. Saya kenal Mister Potato sejak saya SD, saat dimana tangan udah nyampe ngambil cemilan sendiri kalo pas masuk supermarket. Gimana gak tergoda, bungkus versi plastiknya gede, terus ada gambar cerah orang Meksiko pake kumis gede. Belakangan saya baru tau ada versi kalengnya juga. Terus itu bisa jadi green action kalo abis makan kamu daur ulang jadi celengan. Biar duitnya bau keripik kentang gitu deh :3  


Oke, apa yang ada dibenak saya ketika muncul kata INGGRIS?



Merah. Box Telepon Merah. Double Dekker Bus. Buckingham Palace. Kerajaan Inggris dan para penghuninya. Penjaga Kerajaan dengan konde item tinggi. The Beatles. Liga Inggris. Manchester United. Harry Potter. Fish n Chips. Negeri 4 Musim. dan BELAJAR BAHASA INGGRIS dengan aksennya yang khas secara GRATIIIIS. 


Kebayang jaman saya SMP-KULIAH  ada beberapa temen saya yang punya kesempatan short course beberapa bulan ke Eropa, Inggris, atau Korea. Dan mereka pulang ke tanah air udah cas cis cus aja tuh kayaknya. Iyalaaa, dipaksa tiap hari mau gak mau pake bahasa local kan. Mupeeeeeng. Dan saya belum seberuntung mereka pada waktu itu. 


Oke well, apapun itu yang terbesit yang jadi penyemangat adalah pengen bisa travelling gratiiis ke Ingriiiiis!
 

Traveling bagi saya adalah ajang refreshing dari kepenatan rutinitas dan kesetresan tiap hari. Ajang melihat dunia luar, tradisi, serta budaya baru. Ajang cari inovasi serta informasi dari setiap tempat yang dikunjungi. Ajang dapet kenalan baru. Ajang icip-icip makanan daerah setempat. Ajang narsis di icon suatu tempat.

Dream come true. Saya punya keinginan untuk gak cuma bisa ke satu negara aja buat destinasi traveling dalam hidup saya. Tapi apa daya tabungan selama ini bisanya baru ke beberapa tempat saja *itung isi celengan ayam*


Ajang pencarian jati diri.   
Travel often. Getting lost will help you to find yourself


My Passion. Yes, travelling is my hobby. Traveling nyusurin kota, traveling di pelosok desa, traveling alam macam gunung, sungai, pantai. Ala koper. Ala ransel. All about travelling! 


Kisah travelling saya mungkin gak sebanyak orang lain. Saya baru pernah menginjakkan tanah Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Arab Saudi. Itu sudah bersyukur banget sebenarnya bisa ketempat-tersebut. Dan pasti ada rasa fresh ketika balik dari suatu tempat yang baru. Ide baru yang muncul di otak kamu. Serta pengalaman dan senyuman tersendiri saat inget di tempat tersebut. 


And life is short. Let’s do your PASSION.



So dear England? Wait for me ya! *kecup MisterPotato*


@liakatarina

No comments:

Post a Comment